Detail Cantuman

Pengaruh Tingkat Risiko Kredit Terhadap Tingkat Profitabilitas Pada Bank BUMN Tahun 2010-2014

Pengaruh Tingkat Risiko Kredit Terhadap Tingkat Profitabilitas Pada Bank BUMN Tahun 2010-2014


NUR APYANTI (32111311). Pengaruh Tingkat Risiko Kredit Terhadap Tingkat Profitabilitas Pada Bank BUMN Tahun 2010-2014 (di bawah bimbingan
Hj. Elly R. Husen,.).
Bank memiliki peranan penting sebagai lembaga perantara keuangan, dimana aktivitas utamanya adalah menghimpun dana dari masyarakat dan
menyalurkannya kembali kepada masyarakat. Pemberian kredit merupakan sumber penghasilan terbesar dalam suatu lembaga perbankan. Oleh karena itu,
pemberian kredit merupakan faktor paling penting bagi bank sebagai upaya untuk meningkatkan laba perusahaan. Ketidakmampuan manajemen bank dalam pengelolaan kreditnya akan menyebabkan terjadinya masalah terbesar dalam kredit perbankan, yaitu adanya kredit bermasalah, yang terjadi akibat debitur tidak dapat mengembalikan pinjamannya sesuai dengan jangka waktu yang telah disepakati. Pemberian pinjaman dalam bentuk kredit oleh bank mengandung risiko kegagalan atau kemacetan pelunasannya sehingga dapat berpengaruh terhadap kesehatan bank. Besarnya risiko usaha kredit ditunjukan dalam Non Performing Loan (NPL) dalam laporan keuangan bank. Tingkat NPL ini secara otomatis akan mempengaruhi operating income, jika NPL semakin tinggi maka operating income semakin rendah dan sebaliknya. Tingkat risiko kredit yang tinggi pada suatu bank menunjukan suatu kualitas bank yang tidak sehat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh tingkat risiko kredit terhadap tingkat profitabilitas bank, khususnya yang terjadi pada 4
Bank BUMN. Variabel yang diteliti adalah tingkat risiko kredit sebagai variabel bebas (variabel X) dan tingkat profitabilitas (ROA) bank sebagai variabel terikat (variabel Y). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan survey. Perusahaan yang menjadi objek penelitian ini adalah 4 bank BUMN. Data yang digunakan adalah data tentang jumlah kredit bermasalah (NPL), jumlah kredit yang disalurkan dan rasio ROA dengan membandingkan antara laba sebelum pajak dengan total aset dari laporan keuangan. Media yang digunakan dalam memperoleh laporan keuangan ini adalah melalui media internet.Untuk memperkuat hasil analisis, penelitian ini menggunakan uji statistik t.
Dari hasil perhitungan, dilakukan pengujian statistik dengan menggunakan statistik uji t yang menghasilkan t hitung = -5.004 , kemudian diperoleh t tabel = ± 2.10 dengan α = 0,05. Ternyata nilai t hitung (-5.004) < t tabel (2.10) maka Ha diterima Ho ditolak, yaitu yang menyatakan bahwa tingkat risiko kredit (variabel X) berpengaruh terhadap tingkat profitabilitas bank (variabel Y) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat profitabilitas (Y) dapat diterima. Dengan ini dapat disimpulkan bahwa secara umum tingkat risiko kredit memiliki pengaruh negatif terhadap tingkat profitabilitas. Pengaruh yang bersifat negatif menerangkan bahwa tingkat risiko kredit yang meningkat menyebabkan menurunnya tingkat profitabilitas.
Kata Kunci : Risiko Kredit, profitabilitas


LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pernyataan Tanggungjawab
Pengarang Nur Apyanti - Personal Name
Edisi
No. Panggil ESM2015095
Subyek Manajemen Perbankan
Klasifikasi 332.1
Judul Seri
GMD Text
Bahasa English
Penerbit STIE INABA
Tahun Terbit 2015
Tempat Terbit BANDUNG
Deskripsi Fisik 21X30 cm
Info Detil Spesifik


Citation

. (2015).Pengaruh Tingkat Risiko Kredit Terhadap Tingkat Profitabilitas Pada Bank BUMN Tahun 2010-2014.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd