Detail Cantuman

Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar Rupiah, Financing to deposit Ratio (FDR) dan Non Performing Financing (NPF) Terhadap Profitabilitas (ROA) Pada PT Bank BCA Syariah Periode 2010-2016.

Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar Rupiah, Financing to deposit Ratio (FDR) dan Non Performing Financing (NPF) Terhadap Profitabilitas (ROA) Pada PT Bank BCA Syariah Periode 2010-2016.


YOGI FIRMANSYAH, Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar Rupiah, Financing to Deposit Ratio (FDR) dan Non Performing Financing (NPF) Terhadap Profitabilitas (ROA) Pada PT Bank BCA Syariah Periode 2010-2016 (di bawah bimbingan : Hj. Erna Herlinawati)
Tingkat kesehatan bank yang diukur oleh Return On Asset (ROA) merupakan salah satu indikator utama yang digunakan calon investor unruk menentukan portofolio. Informasi mengenai Return On Asset (ROA) dapat digunakan oleh pimpinan perusahaan untuk menentukan besarnya laba yang akan dibagikan. Oleh karena itu, perusahaan seharusnya mampu mempertahankan tingkat Return On Asset (ROA) pada batas minimal yang telah ditetapkan BI yaitu sebesar 1,5%. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh Inflasi, Nilai Tukar Rupiah, Financing to Deposit Ratio (FDR) dan Non Performing Financing
(NPF) Terhadap Profitabilitas (ROA) Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dan verifikatif. Dengan jenis data sekunder dan teknik pengumpulan data di dapat melalui studi pustaka dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan untuk menjawab rumusan masalah Inflasi, Nilai Tukar Rupiah, Financing to Deposit Ratio (FDR), Non Performing Financing (NPF) menggunakan analisis deskriptif dan korelasi (R).
Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Perkembangan inflasi rata-rata sebesar -1,02% per tahun. (2) Perkembangan nilai tukar rupiah rata-rata 5,54% per tahun.(3) Perkembangan Financing Deposit Ratio (FDR) rata-rata sebesar 2,15% per tahun. (4) Perkembangan Non Performing Financing (NPF) rata-rata sebesar 0,62% per tahun. (5) Perkembangan Return On Asset (ROA) rata-rata sebesar 1,53% per tahun (6) Inflai (X1) memiliki hubungan yang rendah terhadap ROA (Y) karena mimiliki nilai korelasi sebesar -0,167 yaitu berada di interval antara 0,20-0,399. (7) Nilai tukar rupiah (X2) memiliki hubungan yang sedang terhadap ROA (Y) karena mimiliki nilai korelasi sebesar 0,252, yaitu berada di interva 0,40 – 0,599. (8) Financing Deposit Ratio (FDR) (X3) memiliki hubungan yang kuat terhadap ROA (Y) karena mimiliki nilai korelasi sebesar 0,023, yaitu berada di interval 0,60 – 0,799 (9) Non Performing Financing (NPF) (X4) memiliki hubungan yang sedang terhadap ROA (Y) karena mimiliki nilai korelasi sebesar -
0,734, yaitu berada di interval 0,40 – 0,599 (10) Antara Inflasi (X1), nilai tukar rupiah (X2), Financing Deposit Ratio (FDR), Non Performing Financing (NPF) dengan Return On Asset (ROA) (Y) memiliki hubungan yang sangat kuat karena memiliki nilai korelasi sebesar 0,881berada di interval 0,80-1,000.
Kata Kunci : Inflasi, Nilai Tukar Rupiah, Financing to Deposit Ratio (FDR) dan Non Performing Financing (NPF)


LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pernyataan Tanggungjawab
Pengarang Yogi Firmansyah - Personal Name
Edisi
No. Panggil ESM2018117
Subyek Manajemen Keuangan
Klasifikasi 658.15
Judul Seri
GMD Text
Bahasa English
Penerbit STIE INABA
Tahun Terbit 2018
Tempat Terbit BANDUNG
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik

  Tags :
Manajemen Keuangan

Citation

. (2018).Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar Rupiah, Financing to deposit Ratio (FDR) dan Non Performing Financing (NPF) Terhadap Profitabilitas (ROA) Pada PT Bank BCA Syariah Periode 2010-2016..(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd