Muamillah, Elly (2025) Pengaruh Work-life balance, Komunikasi Kerja, Pengembangan Karir terhadap Employee engagement. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business ( RIGGS), 5 (2). pp. 7208-7216.
Jurnal_RIGGS_Elly+Muamillah_Universitas+Indonesia+Membangun.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only until 1 June 2030.
Download (261kB)
Abstract
Rendahnya tingkat keterlibatan karyawan (employee engagement) merupakan tantangan serius dalam pengelolaan sumber daya manusia, khususnya di sektor manufaktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life balance, komunikasi kerja, dan pengembangan karir terhadap employee engagement karyawan PT Adira Semesta Industry, sebuah perusahaan manufaktur yang bergerak dalam produksi sarung tangan golf berlokasi di Bandung. Latar belakang penelitian ini didasarkan dari hasil pra-survei yang mengindikasikan bahwa rata-rata hanya 32% karyawan menyatakan setuju. Faktor-faktor yang teridentifikasi meliputi work-life balance yang belum optimal (56% tidak setuju), komunikasi kerja yang kurang efektif (90% tidak setuju terhadap feedback atasan), serta pengembangan karir yang tidak transparan (74% tidak setuju). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif dan subjek studi ini meliputi keseluruhan 219 karyawan, di mana 70 responden dipilih melalui teknik simple random sampling menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert 5poin dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda, uji korelasi, koefisien determinasi, serta uji hipotesis parsial (uji-t) dan simultan (uji-F). Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-life balance melegitimasi dampak positif dan substansial terhadap keterlibatan karyawan (employee engagement)(t=4,411; sig.=0,000), sementara komunikasi kerja (sig.=0,250) dan pengembangan karir (sig.= 0,983) tidak menunjukkan signifikansi ekstensif secara parsial. Secara kolektif, ketiga prediktor tersebut memberikan pengaruh yang berarti terhadap employee engagement (F=10,824; sig.=0,000) dengan kontribusi sebesar 33,0% (R²=0,330).Penelitian ini memberikan implikasi bagi manajemen untuk memprioritaskan kebijakan work-life balance guna meningkatkan keterlibatan karyawan secara berkelanjutan.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management |
| Divisions: | S1 (Sarjana) > Manajemen |
| Depositing User: | Editor Perpus Inaba |
| Date Deposited: | 19 Oct 2026 09:19 |
| Last Modified: | 19 Oct 2026 09:19 |
| URI: | https://repository.inaba.ac.id/id/eprint/1476 |
