Hartono Putri, Maudhy Rahmawati (2025) Pengaruh Beban Kerja, Work Life Balance, dan Employee Engagement terhadap Kepuasan Kerja. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business ( RIGGS), 5 (2). pp. 6959-6968.
REVISI+JURNAL_MAUDHY+RAHMAWATI+H.P_UNIVERSITAS+INDONESIA+MEMBANGUN.+(2).pdf - Published Version
Restricted to Registered users only until 1 June 2030.
Download (264kB)
Abstract
Studi ini dirancang untuk mengukur sejauh mana beban kerja, work life balance serta employee engagement, memberikan dampak terhadap tingkat kepuasan kerja karyawan di Perusahaan Asuransi Tenaga Kerja Bandung. Latar belakang penelitian ini berawal dari tingginya tekanan operasional yang dialami karyawan, di mana sepanjang tahun 2025 terdapat 79.472 klaim yang harus diselesaikanoleh 36 karyawan, atau setara 184 kasus per orang setiap bulannya. Selain itu, setiap karyawan juga bertanggung jawab mengelola 73.565 peserta kelolaan secara bersamaan. Tingginya tekanan kerja tersebut berdampak pada meningkatnya angka absensi karyawan yang rata-rata mencapai 10,19% per bulan. Kondisi tersebut membuat work life balance karyawan terganggu dan employee engagement melemah, yang pada akhirnya berpotensi menurunkan kepuasan kerja. Dengan memanfaatkan total sampling, seluruh 36 karyawan diikutsertakan dalam penelitian ini, yang memanfaatkan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif-verifikatif. Dengan mempergunakan SPSS, penulis melaksanakan beberapa analisa terhadap data yang terkumpul. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner yang dilengkapi dengan observasi lapangan, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen internal perusahaan. Pengujian instrumen mencakup uji validitas (Pearson) dan reliabilitas (Cronbach’s Alpha), serta empat uji asumsi klasik sebelum dilakukan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial beban kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja (t=−0,878; p=0,387), sementara work life balance (t=4,246; p=0,000) dan employee engagement (t=4,934; p=0,000) masing-masingberpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja dengan kontribusi sebesar 47,6% (F=9,680; p=0,000; R²=0,476).Temuan ini mengindikasikan bahwa manajemen perlu memprioritaskan peningkatan work life balance dan penguatan employee engagement sebagai strategi utama meningkatkan kepuasan kerja karyawan.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management |
| Divisions: | S1 (Sarjana) > Manajemen |
| Depositing User: | Editor Perpus Inaba |
| Date Deposited: | 19 Oct 2026 09:19 |
| Last Modified: | 19 Oct 2026 09:19 |
| URI: | https://repository.inaba.ac.id/id/eprint/1474 |
